Posted in SAD

Me, You and My Twin 1

Author         :Lestari choding.

Genre          : sad, comedy, romance.

Cast            : Seokyu and other

Disclaimer   : ff ini dibuat berdasarkan ide sendiri. Ini remake dari ff ku sebelumnya yang aku tulis dicatatan facebook. Masih dengan ide yang sama Cuma sedikit yang berbeda.

Bagi yang nggak suka Seokyu nggak usah baca! Typo menjamur sudah biasa.

 

Happy Reading^^

Quotes: sangat menyakitkan saat saudara kembarmu merenggut kebahagiaanmu. saudara yang bahkan mempunyai wajah yang sama persis denganmu. saudara yang tak pernah bisa kau benci seumur hidupmu.

 

Joohyun’s Side~

 

Terlahir kembar, apa yang kalian pikirkan dengan seseorang yang terlahir kembar identik. Punya wajah yang sama, pasti semua orang mengira itu menyenangkan. Yaa mungkin saja sebagian besar beranggapan seperti itu. Aku Seo Joohyun adalah putri dari seorang Seo In Guk pemilik  SJ Group yang bergerak dibidang property.

 

Aku terlahir kembar identik. Adikku bernama Seo Jihyun, kami hanya berbeda dua menit dan aku yang pertama lahir. Aku juga punya seorang kakak laki-laki bernama Seo Jonghyun. Ia tiga tahun lebih tua dari kami. Aku sangat menyayanginya.

 

Joohyun’s Side end~

 

 

“Joo eonni, kajja sarapan.” Teriak Jihyun.

 

“ne. eonni segera kesana.” Balas Joohyun.

 

“pagi semua.” Sapa jihyun setelah berada diruang makan.

 

“pagi juga sayang.” Sahut eomma.

 

“Joohyun mana Ji?” Tanya Jonghyun.

 

“aku disini oppa.” Sahut Joohyun.

 

“Kajja sarapan.”

 

“ne..”

 

Semua orang menyantap sarapan dengan tenang. Tidak ada satupun suara selain dentingan sendok.

 

“kalian sudah selesai kajja berangkat.” Ajak Jonghyun.

 

“ne.. kami berangkat eomma appa” pamit keduanya.

 

“hati-hati Jonghyun_ie.”

 

“ne eomma. Annyeong.”

 

0oo0oo0

 

Mobil Jonghyun melesat membelah jalanan kota dengan kecepatan sedang. Ia memperhatikan kedua adiknya. Jihyun sibuk dengan ponselnya dan Joohyun sibuk dengan bukunya. Ia sebenarnya sungguh tak nyaman dengan keadaan ini. Bahkan ini sudah dua tahun berlalu semenjak kejadian itu terjadi

 

Flashback~

 

Siang itu cukup terik, Joohyun bahkan enggan untuk sekedar menghabiskan waktu diluar rumah. Ia sibuk dengan buku-buku modulnya. Tahun ini merupakan tahun terakhir ia berada diHigh School. Sebentar lagi ia akan melanjutkan diperguruan tinggi.

 

Ia tidak begitu mempedulikan kekasihnya, yaa ia sudah punya kekasih. Ia tak peduli bukan karna ia tak menyayangi namja itu. Ia hanya tak ingin pikirannya tidak focus pada ujian yang akan dihadapinya dalam beberapa bulan kedepan.

 

“Joo ennie, Donghae mencarimu.” Kata Jihyun. Joohyun menoleh lalu menghela nafas

 

“arraseo aku akan menemuinya.” Jawabnya. Ia segera turun.

 

“Joo, aku ingin mengajakmu berkencan, apa kau mau?” Tanya Donghae penuh harap.

 

“mianhae oppa, aku sedang belajar beberapa bulan lagi ujian kelulusan. Aku ingin focus pada ujianku dulu oppa.” Tolaknya halus. Sebenarnya ia merasa bersalah tapi mau bagaimana lagi. Ini sudah keputusannya.

 

“baiklah.. aku mengerti, selamat belajar ya. Aku akan pulang.”

 

Joohyun menunduk. Sungguh, ia tak bermaksud seperti itu pada Donghae. Joohyun tahu bahwa tindakkanya itu melukai hati Donghae.  tak lama kemudian ia kembali kekamar.

 

Jihyun dengan sengaja menguping pembicaraan eonninya dengan kekasihnya. Sejujurnya ia mencintai kekasih eonninya sejak lama. Tanpa berpikir panjang ia menghampiri Donghae yang tengah membuka pintu mobil.

 

“oppa.” Panggilnya. Donghae menoleh

 

“Joo,” tiba-tiba Jihyun terdiam. Kenapa Joohyun eonni yang disebut

 

‘aku Jihyun oppa,’ teriaknya dalam hati.

 

“ahh, ayo berkencan!” katanya. Donghae terkejut, bukankah tadi Joohyun telah menolaknya.

 

“bukankah..” belum sampai Donghae menyelesaikan kalimatnya. Jihyun menyahut.

 

“aku bercanda, kajja..” jihyun memasuki mobil Donghae. Donghae yang tak tahu bahwa ia adalah Jihyun tersenyum senang.

 

 

Saat ini mereka tengah berkencan dipinggir sungai Han. Donghae memeluk Jihyun dari belakang dengan mesra seraya menyandarkan dagunya dibahu gadis itu.

 

“aku mencintaimu Joo, sangat.” Gumam Donghae. Ucapannya terdengar begitu jelas ditelinga Jihyun. Ia kecewa, karna pada kenyataannya, bukan ia yang Donghae cintai, melainkan Joohyun. Kakak kembarnya sendiri

 

“aku juga mencintaimu oppa,” sahutnya. Tiba-tiba Donghae memeluk Jihyun erat.

 

“akhirnya, kau mengatakannya juga.” Kata Donghae.

 

“mengatakan apa?”

 

“kau mencintaiku. Selama ini kau kaku sekali. Jika aku mengatakan aku mencintaimu kau hanya tersenyum dan menjawab aku tahu. Hah, kau seperti tidak benar-benar mencintaiku.” Ucap Donghae pura-pura kecewa.

 

‘astaga, Joohyun eonni bodoh atau apa. Ia bahkan tak membalas pernyataan cinta dari kekasihnya sendiri. Hebat sekali dia hanya pelajaran yang dipentingkan.’ Gerutunya dalam hati

 

“kau melamun huum.” Tanya Donghae.

 

“aniyoo.”

 

“sudah sore kajja pulang.” Ajaknya

 

“aniyaa, oppa antarkan aku kemini market depan kompleks saja oppa. Ada barang yang harus kubeli.” Tolaknya.

 

“aku akan menunggumu sayang.”

 

“tidak perlu oppa. Sungguh..”

 

“baiklah, aku akan mengawasimu saja oo.. jika kau tak mau diantar pulang,”

 

“kau berlebihan sekali oppa.”

 

Setibanya diminimarket Jihyun keluar dari mobil.

 

“aku akan mengawasimu dari sini.”

 

“arraseo.”

 

Tak berapa lama Jihyun keluar dengan menenteng plastic. Ia tersenyum melihat Donghae masih disana. Ia member isyarat pada Donghae menyuruh pulang. Dan hanya dibalas anggukan oleh Donghae.

 

Donghae baru saja menstater mobilnya. Tiba-tiba suara orang terjatuh begitu kencang. Donghae melihat spion. Ia langsung mematikan mobil dan keluar dari mobil sesegera mungkin.

 

Jihyun yang dianggapnya sebagai Joohyun tertabrak sepeda motor hingga ia tak sadarkan diri dan mengeluarkan darah yang begitu banyak. Donghae sangat panic. Tanpa babibu lagi ia segera membawa Jihyun kerumah sakit.

 

Sesampainya ia dirumah sakit, ia segera menelpon Jonghyun. Dan tak lama kemudian Jonghyun tiba dirumah sakit.

 

“mana Jihyun?” tanyanya.

 

“bukan Jihyun hyung, Joohyun.”

 

“aku Joohyun oppa.” Kata seseorang yang sekarang menatap Donghae datar. Ia tak menyangka hal serumit ini akan terjadi padanya. Jonghyun kebingungan.

 

“tap. Tapi dia bilang dia Joohyun.” Donghae merasa frutasi.

 

“dia bukan Joohyun Donghae.” Kata Jonghyun.

 

“astaga, apa yang baru saja terjadi?” ia meremas rambutnya. Rasanya ia sangat lelah sekarang. Ia merasa takut dan khawatir. Tapi apa? Yang dikhawatirkan ternyata bukannya kekasihnya sendiri tapi saudara kembar kekasihnya.

 

“gwenchana oppa..” Donghae memeluk Joohyun. Ia menangis sekarang. Kenapa ia begitu bodoh tak bisa membedakan mana Joohyun mana Jihyun.

 

“mianhae Joo, neomu-neomu mianhae.”

 

FLASHBACK END~

 

Sesampainya dikampus, mereka bertiga berpisah. Tentu saja karena Jihyun dan Joohyun berbeda jurusan. Joohyun merupakan mahasiswi jurusan manajemen bisnis. Sedangkan Jihyun jurusan sastra.

 

Seperti biasa juga Jihyun langsung bergabung bersama kelompoknya. Meskipun mereka kembar identik yang sulit dibedakan tapi sifat mereka benar-benar berbeda. Joohyun terkesan dingin, sedangkan Jihyun ramah.

 

“hei. Ada apa denganmu?” sapa Luhan, teman baik Joohyun. Joohyun menoleh

 

“gwenchana Lu..” sahutnya ringan.

 

“kudengar akan ada mahasiswa pindahan dari Nohwon difakultas kita.”

 

“jeongmal?”

 

“eumm, dan dengar-dengar dia juga sangat pandai bisa dibilang jenius. Kau harus berhati-hati padanya nona Seo.” Goda Luhan

 

“biarkan saja. Memangnya kenapa?”

 

“kau bisa kalah saing darinya. Kau tidak takut?”

 

“yang penting aku tak kalah saing denganmu.” Ejeknya sambil berlalu.

 

“yak, kau selalu saja bisa membalik kata-kataku.” Gerutu Luhan.

 

 

0oo0

 

Saat berjalan Joohyun sama sekali tak memperhatikan jalan. Ia sibuk dengan pikirannya, yang entah mengapa malah mengingatkannya tentang luka hatinya pada Jihyun. Ia menggeleng. ‘TIDAK. Aku harus melupakannya!’ teriaknya dalam hati.

 

Bruukk. . .

 

“auww.. kakiku..” gumam Joohyun.

 

10172566_1437588293165435_711308844102093589_n

 

“mianhae.. jeongmal mianhae, aku tak melihatmu.” Kata pria itu.

 

Joohyun tampak kesusahan bangkit. Tanpa perintah pria itu membantu Joohyun untuk bangkit.

 

“gomawo.”

 

“cheonmaneyo Agassi. Neo gwenchana?” Tanya pria itu sekali lagi. Joohyun hanya menggeleng berusaha melepaskan genggaman pria itu ditangannya. Ia membungkukkan badan sedikit kemudian berlalu.

 

Si pria itu hanya tersenyum melihat gadis itu pergi tanpa mengenalkan nama.

“cantik, tapi dingin” gumamnya, kemudian ia melanjutkan langkahnya menuju ruang rector.

 

0oo0

 

“Ji, apa kau tahu bahwa ada mahasiswa pindahan dari Nohwon. Kudengar ia satu fakultas dengan kakakmu.” Kata Luna. Jihyun yang tengah menatap cermin beralih menatap Luna.

“jeongmal? Apa dia cukup tampan?” tanyanya semangat.

“itu dia orangnya.” Sahut Sandara.

Jihyun sontak menoleh melihat pria yang dimaksud Luna. Sesaat ia terpana pria itu cukup tampan juga rupanya.

Suami

“Cho Kyuhyun. Namanya Cho Kyuhyun.” Kata Luna

“Cho Kyuhyun,,” gumam Jihyun.

 

0ooo0

Kyuhyun’s Side~

Mulai hari ini aku akan kuliah dikampus yang baru. Ya,, aku adalah mahasiswa pindahan dari Nohwon. Aku ikut dengan noonaku. Karena hanya dia yang ku punya. Orang tuaku sudah lama pergi dari dunia. Dan bulan lalu halmonieku pun menyusul mereka. Jadilah aku ikut dengan noonaku. Meski dia sangat menyebalkan tapi aku sangat mencintainya.

Saat ini aku tengah menemui rector untuk menyelesaikan berkas-berkas.

“annyeonghaseyo..”

“kau mahasiswa pindahan itu?” Tanya rector.

“ye..”

“masuklah nak.”

“saya ingin melengkapi berkas yang kemarin belum saya lengkapi.” Aku meletakkan beberapa berkas dimeja rector. Beliau mulai membuka dan membacanya.

“Cho Kyuhyun.. kau cukup cerdas ternyata. Baiklah mungkin kau akan bersaing dengan mahasiswi disini yang setara denganmu.” Kata rector tersebut yang ku ketahui namanya Jung Yunho.

“ye seosaengnim.” Tanyaku, karena aku tidak mendengarnya dengan baik aku sibuk memperhatikan namanya.

“ahh.. gwenchana. Kau boleh mengikuti kuliah mulai hari ini dan ini jadwalmu.”

“gamsahamnida Jung Seosaengnim.” Aku membungkukkan badan lalu keluar dari ruangan.

“baiklah.. kurasa aku kelaparan. Lebih baik aku kekantin dulu.” Kataku pada diri sendiri.

Kyuhyun’s Side end~

 

Kyuhyun mulai melangkah menuju kantin. Saat ia sampai dikantin ia tersenyum melihat gadis yang ditabraknya juga ada disini. Tapi ia merasa ada yang berbeda. Gadis itu terlihat nyaman dengan teman-temannya. Eitss, ia juga tak melupakan sesuatu. Gadis itu menggunakan dress. Padahal ia yakin gadis itu tadi menggunakan kemeja bukan dress.

aaa3-crop

‘apa ia punya kepribadian ganda?’ tanyanya dalam hati. Kemudian ia menggelengkan kepala. ‘untuk apa aku memikirkan gadis itu.’

Jihyun yang merasa ada yang memperhatikannya mulai menoleh dan tatapan mereka bertemu. Sontak saja Kyuhyun tersenyum canggung kemudian membungkuk. Jihyun tersenyum. Saat Kyuhyun melewati mejanya Jihyun memanggilnya.

“apa kau mahasiswa pindahan itu?” Tanyanya. Krystal dan Luna memandang Jihyun terkejut. Ia tak menyangka Jihyun akan bergerak secepat ini. Keduanya saling memandang kemudian mengangkat bahu acuh.

“ya.. kau mengenalku?” Tanya Kyuhyun.

“aniyo.. aku hanya mengetahui info itu dari temanku. Aku Seo Jihyun.” Jihyun mengangkat tangannya mengajak Kyuhyun untuk berjabat tangan dengannya. Kyuhyun menerimanya.

“Cho Kyuhyun.”

“senang berkenalan denganmu Kyuhyun_ssi.” Sapanya

“mian, bukankah kau tadi memakai kemeja.?” Tanya Kyuhyun polos. Membuat ketiga gadis itu tertawa. Jihyun menyudahi tawanya.

“aniyo. Itu bukan aku.” jawabnya.

“Jihyun kembar. Dan yang kau lihat itu Joohyun. Oya aku Luna” sahut Luna

“dan aku Krystal.” Sahut Krystal

“tidak ada yang bertanya padamu Krissy.” Ledek Jihyun.

“yak..”

“arraseo.. aku mengerti sekarang. Aku permisi.” Kata Kyuhyun.

“yee.. hubungi aku jika kau ada kesulitan ne” pesan Jihyun.

“ne.. gamsahamnida Jihyun_ssi.”

 

0ooo0

 

Sore itu Joohyun berada disebuah taman. Ia merasa malas pulang. Makanya ia berada disini ditemani Luhan.

 

“kau tidak bosan berada disni terus. Kau tahu hampir semua orang yang melihat kita memberikan senyuman seolah mengatakan. Kalian romantic sekali,” kata Luhan.

 

“biarkan saja orang berkata apa.” Kata Joohyun. Tentu saja mereka tampak seperti orang pacaran. Joohyun menyender punggung Luhan.

 

“katakan padaku.. ada apa?”

 

“gwenchana.”

 

Tiba-tiba Luhan memutar badan dan menggenggam bahu joohyun. Ia melihat Joohyun menahan tangis. Lantas Joohyun memeluknya. Luhan membalas pelukan Joohyun. Bagaimanapun juga ia tahu sebenarnya Joohyun adalah gadis yang rapuh.

 

“uljimayo Joo_ya.. uljima..” Luhan mengelus rambut belakang Joohyun berusaha menenangkannya. Ia juga tak peduli bahwa kemeja yang ia pakai akan basah.

 

“sakit Lu,, kenapan aku terus merasakan kesakitan itu.” Luhan tahu apa yang Joohyun maksud. Tentu saja siapa lagi kalau bukan Lee Donghae.

 

“rasanya sesak saat aku kembali mengingatnya. Aku berusaha melupakannya setengah mati tapi aku..” ia bahkan kesulitan melanjutkan kata-katanya.

 

“arasseo..” Joohyun terus terisak dipelukan Luhan. Luhan menghela nafas tampaknya tak aka nada celah baginya untuk memasuki hati Joohyun. Ia cukup berusaha menjadi teman baiknya saja.

 

“gomawo Luhanie.. kau benar-benar teman baikku.”

 

“tentu saja. Kau tak akan pernah menemukan orang baik sepertiku didunia ini. Aku ini limited edition tahu.” Sombong Luhan, membuat Joohyun tersenyum. Deringan ponsel mengagetkan keduanya.

 

“yoboseyo oppa..”

 

“…”

 

“arasseo aku akan segera pulang. Aku sedang bersama Luhan sekarang.”

 

“…”

“ne oppa,” Joohyun menutup ponselnya.

 

“dari Jonghyun Hyung?” Joohyun menjawab dengan anggukan.

 

“kajja. Aku akan mengantarmu pulang chagiya..”

 

“jangan bertingkah seperti ahjussi mesum. Wajahmu benar-benar tidak mendukung.” Ejek Joohyun. Luhan merengut, ‘benar-benar singa betina’ batinnya.

 

“aku tahu kau mengataiku singa betina. Sebelum aku marah cepat antarkan aku pulang.” Kata Joohyun datar.luhan tersentak. Yah sebenarnya ia juga tak bisa menutupi apapun dari Joohyun. Bagaimanapun juga mereka teman dari kecil.

 

“kau sangat memahamiku ternyata,” kata Luhan tersenyum.

 

Joohyun membonceng motor Luhan. Dan mereka segera menuju rumah Joohyun. Joohyun menyender pada punggung Luhan.

 

0ooo0

 

“gomawo telah mengantar Joohyun pulang.” Ucapan terimakasih dari Jonghyun pada Luhan saat mereka telah sampai.

 

“cheonmaneyo hyung.” Jawabnya ramah.

 

“kau tak ingin mampir?’ tawar Jonghyun.

 

“aniyo hyung. Kurasa aku langsung pulang saja.”

 

“baiklah josimhaeyo ne.”

 

“ne hyung annyeong.”

 

Malam ini Kyuhyun tengah makan malam bersama noonanya_Cho ahra. Mereka hanya bisa berkumpul saat makan malam saja. Pekerjaan Ahra membuatnya tak bisa meluangkan waktu bersama adiknya.

 

“Kyu, bagaimana dengan kuliahmu?” tanya Ahra.

 

“biasa saja.” Jawabnya santai.

 

“jeongmal. Gadis Seoul tak ada yang menarik perhatianmu? Bukankah gadis Seoul lebih cantik dari gadis Nohwon” goda Ahra. Kyuhyun terdiam, ia teringat akan gadis yang ia tabrak tadi pagi.

“ada gadis kembar.” Ucap Kyuhyun

 

“jeongmal” Kyuhyun mengangguk.

 

“mereka kembar identik tapi kurasa mereka sangat berbeda.” Kyuhyun menerawang.

 

“ya memang begitu. Tak ada yang benar-benar sama didunia ini. Meskipun kembar sekalipun. Ahh,, apa kau menyukai salah satu dari mereka.” Tanya Ahra penuh antusias.

 

“aniyo. Aku baru bertemu mereka sekali noona. Mana bisa langsung suka seperti itu. Picisan sekali.”

 

“hei. Tak ada yang tak mungkin didunia ini. Tapi kurasa kau harus berhati-hati.”

 

“memangya kenapa?” Tanya Kyuhyun.

 

“bisa saja keduanya menyukaimu. Atau bisa saja kau ditolak salah satu dari mereka.”

 

“terserah padamu noona.” Kyuhyun menyerah berbicara pada noonanya.

 

 

0oo0

 

Joohyun tengah membaca buku dikamar tiba-tiba Jonghyun masuk.

 

“Joo, kau tidak lelah ya belajar terus?” Tanya Jonghyun sambil mengelus rambut belakangnya. Joohyun sangat menyayangi oppanya.

 

“aku lelah oppa..” ia menyender pada perut Jonghyun.

 

“hei, kau pacaran dengan Luhan ya?”

 

“aniya.. siapa bilang.” Sanggah Joohyun.

 

“jeongmal?”

 

“bagaimana oppa bisa berkata seperti itu eoh.. kau yang paling tahu perasaanku.” Sungut Joohyun. Ia segera melepas kacamatanya dan beralih dari kursi belajar menuju ranjangnya. Ia merenggangkan badannya yang seolah terasa kaku.

 

“kau tak membenci Jihyun kan?” Tanya Jonghyun hati-hati.

“ani. Aku tak membencinya oppa.”

 

“oppa tahu.. tapi,”

 

“meskipun kejadian itu cukup menyakitiku Jihyun tak pernah mengingatnya oppa. Biarlah seperti ini saja. Jika yang kau takutkan aku akan memusuhi Jihyun. Tidak sama sekali oppa. Percayalah padaku.” Joohyun tersenyum panjang lebar. Jonghyun memeluknya. Ia sangat bersyukur mempunyai adik seperti Joohyun. Meskipun ia dilukai saudara kembarnya. Ia sama sekali tak membencinya.

 

“tidurlah. Sudah malam.”

 

“ne oppa.”

 

Jonghyun mengecup dahi Joohyun dengan sayang. Lalu meninggalkan kamar adiknya. Joohyun membuka laci nakas disamping tempat tidurnya. Ia mengambil sebuah foto. Tanpa bisa ditahan airmata itu mengalir begitu saja.

 

Lee Donghae adalah cinta pertamanya saat dibangku SMA. Ia bukan type yeoja yang suka mendekati pria. Ia tertarik padanya karena Donghae mendekatinya. Tapi betapa bodohnya ia. Ia sama sekali tak mengetahui bahwa adik kembarnya Jihyun ternyata menyukainya. Setelah kejadian naas yang menimpa Jihyun dan membuatnya amnesia ia sama sekali tak mengetahui kabar pria itu. Dan ia beranggapan Donghae sudah melupakannya.

 

0ooo0

 

 

Jonghyun masuk kekamar Jihyun. Ia rutin melakukan hal itu. Dan kedua adiknya sama sekali tak merasa terganggu. Mereka tak akan mengunci pintu kamar kecuali mereka sedang mandi atau ganti baju.

Cklekk..

“kau belum tidur Ji?” Tanya Jonghyun. Ia melihat Jihyun tengah melamun ditengah ranjang. Jihyun hanya menghela nafas. Jonghyun mendekatinya. Tanpa perintah Jihyun meletakkan kepalanya kebahu Jonghyun.

 

“oppa,, kenapa kepala ku akhir-akhir ini sakit sekali ya?” curhatnya.

“jeongmal, apa perlu kedokter?” Tanya Jonghyun.

 

“aniyo.. aku hanya merasa ada seseorang dimasa lalu yang benar-benar tak bisa kuingat. Apa oppa tahu siapa orang itu?” jonghyun menegang. Ia takut sekarang, adiknya satu ini tak boleh mengingat masa lalu yang kelam itu. Ia lebih baik amnesia seperti ini daripada adiknya yang satunya terluka_Joohyun.

 

“molla.. jangan terlalu memaksanya Jihyunie, jika sudah saatnya kau pasti akan mengingatnya kembali. Cha tidurlah. Sudah malam” Jonghyun melepas rangkulan adiknya. Jihyun terlihat enggan.

 

“oppa..” rajuknya.

 

“sudah cepat tidur.” Jonghyun mengecup dahi Jihyun seperti yang ia lakukan pada Joohyun.

 

“apa eonni sudah tidur?” Jonhyun mengangguk.

 

“aissh.. aku merasa jadi orang kedua terus. Sekali-kali datanglah kekamarku dulu oppa. Aku cemburu kau terlalu dekat dengan Joo eonnie.”

 

“aigoo. Kau dengan Joohyun itu sama saja. Cinta oppa hanya untuk kalian. Cha tidur. Oppa juga sudah lelah.”

 

“ne..”

 

0ooo0

 

 

Pagi hari menyapa, suara burung-burung seolah menjadi penghias paling tepat untuk pagi yang indah ini. Dikediaman keluarga Seo tampak tenang menikmati sarapan tanpa suara. Mereka berkumpul bersama.

“aku selesai.. aku berangkat dulu ya.” Pamit Joohyun.

“kau tak berangkat bersama kami?” Tanya Jonghyun.

“aniya, Luhan sudah menungguku oppa. Ji,Oppa aku berangkat annyeong,” Joohyun telah melesat keluar.

“apa uri Joohyunie berpacaran dengan Luhan Ji?” Tanya eomma.

“molla..”

 

Tbc..

Mian kalo ide ceritanya nggak menarik ini asli dari pemikiranku dan nulisnya pun juga gak sekali jadi melainkan pas dapat ilham aja. Need comment yang membangun readers, annyeong…

 

Advertisements

Author:

Annyeong.. naneun Lestari Destyaningrum imnida, bangapseumnida. saya adalah WIRESS, ini adalah wordpress baru dan akan saya penuhi dengan banyak ff. terutama Seokyu. hehehe. soalnya saya juga suka ff western kayak punya kak Kenza itu.. maaf yaa kalo banyak kesalahan. namanya juga baru netes. gomapseumnida,, annyeonggihaseyo :)

13 thoughts on “Me, You and My Twin 1

  1. Aaaa jangan sampe si jihyun ngambil si kyuhyun juga huft -,-
    Luhan baik banget ><
    Itu donghae kemana?? Seenggaknya kasih kabar gitu kek XD

    Like

  2. Wah miris banget kisah cinta joo eonnie…
    Apakah nanti jihyun bakal suka dengan kyu
    Aduh luhan baik banget sih jadi orang… kasian cintanya tak terbalas
    Nice

    Like

  3. Oke q mulai ngert Skrg, dan mgkn cinta segitiga akan terjadi pd joohyun,kyu, & jihyun tp bedanya kyu paham betul & bisa mengenali joohyun

    Like

  4. Gw tkutnya kjdian msalalu itu trulang kmbli. Apalgi spertinya jhyun ska ma kyu. Tapi gw bersyukur kyu luan jmpa ma joo dulu sbkm ji dan dy udah tw klw mereka kembar. Pnsaran sma klnjutannya… Fighting 💪😊

    Like

  5. semoga jihyun ingat masa lalunya dan dy inget kalo dy cinta sama donghae..
    Jangan buat Kyu suka sama Jihyun, tp cinta ke Joohyun Unnie. Amien.
    Semoga Seo Unnie bisa move on dari donghae dan beralih mencintai Kyu.

    Like

Leave a comment^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s